ILMU MEMINDAHKAN JANIN SECARA GAIB
Ilmu ini khusus untuk memindahkan janin secara gaib,aman dan tidak merasakan sakit dan tidak ada juga resiko atau masala apapun mengenai rahim anda,insya allah kami hanya bisah mentransfer janin sekitar usiah kandungan 1 sampai 5 bulan dan syaratny,kedua belah pihak yang mau memindahkan janin dan yang mau di pindahi janin harus sepakat melakukan perjanjian saling ikhlas dan tidak saling menuntut di belakang. dengan ilmu ini bayi akan terselamatkan dari praktek-praktek aborsi, yang sangat bertentangan dngan aturan agama maupun negara.

mungkin
istilah transfer bagi anda semua terasa asing di telinga anda, tapi
sebetulnya hal tersebut memang ada dan bisa terjadi. jadi bagi anda yang
sudah terlanjur hamil karena perkosaan atau di tinggal kabur pasangan
jangan kawatir kami bisa membantu anda, janin anda akan di pindahkan ke
rahim lain. orang yang hamil kita sebut sebagai pihak 1 sedangkan yang
menginginkan kehamilan di sebut sebagai pihak ke 2.bagi pihak ke 1 ada
syarat syarat yang menyangkut masalah teknis yang harus di penuhi. untuk
keterangan lebih lanjut anda bisa menghubungi Nyai Dewi Ratna Sarkati
melalui telpon. baik pihak ke 1 atau pihak ke 2 harus bersedia untuk
menjaga kerahasiaan jika hal tersebut di lakukan, untuk menghindari hal
hal yang tidak di inginkan bersama.

Pujon atau
memindah janin terhadap proses kelahiran bayi. Namun ilmu kuno Pujon
itu membutuhkan perhitungan yang sangat rumit. Selain itu ilmu leluhur
tersebut bisa terjadi jika ada orang yang hamil selanjutnya janin dalam
orang hamil tersebut dipindah ke orang yang tidak hamil.
Dalam proses pemindahan tersebut harus disertai dengan hitung-hitungan neton dan mengetahui nama dari orang yang akan diberi janin. Selain itu harus ada kesamaan golongan darah, sedangkan proses transfer janin tersebut menggunakan media khodam berupa rosul.
Prosesnya sangat sulit harus terdapat hitung-hitungan neton serta disertai dengan media transfer berupa khodam.
Sementara proses ilmu Pujon tersebut juga tidak bisa pindah ke perut orang lain dengan proses nyasar atau keliru transfer janin.Ilmu ini sangat sulit tidak mungkin proses ini terjadi secara keliru atau nyasar.
Dalam proses pemindahan tersebut harus disertai dengan hitung-hitungan neton dan mengetahui nama dari orang yang akan diberi janin. Selain itu harus ada kesamaan golongan darah, sedangkan proses transfer janin tersebut menggunakan media khodam berupa rosul.
Prosesnya sangat sulit harus terdapat hitung-hitungan neton serta disertai dengan media transfer berupa khodam.
Sementara proses ilmu Pujon tersebut juga tidak bisa pindah ke perut orang lain dengan proses nyasar atau keliru transfer janin.Ilmu ini sangat sulit tidak mungkin proses ini terjadi secara keliru atau nyasar.

Anda
Hamil di luar nikah dan Ditinggal pria yang menghamili jangan panik dan
binggung,janin jangan di Aborsi apalagi dengan pakai obat atau
kuret,yang ada rahim luka atau resiko kanker rahim dan resiko tidak
memiliki anak lagi,dengan ritual LUDIRO MUKSO JANIN, Janin anda ditukar
dari ALAM GHAIB ,ghaib tidak menampakkan wujud,ritual saya yang
menjakankan,tanpa pijat dan sentuh,lama proses Ritual 3 jam ,usia janin
maksimal 8 bulan.
Untuk
menghilangkan janin anda dalam waktu singkat,melalui ritual,tidak ada
resiko apapun dikemudian hari,tanpa pendarahan dan rasa sakit juga tanpa
di pijat dan disentuh, janin yang anda kandung akan lenyap dan anda
seketika itu juga akan kembali seperti anda belum hamil (saya jamin
100%),usia janin maksimal 8,5 bulan,jaminan 100% berhasil, hanya
diproses 1 kali seumur hidup anda.

SEDOT SUKMO TANOYO
Bagi
yang ingin hamil asli dari darah daging anda sendiri tanpa memindahkan
dan mentransfer janin milik wanita lain dan yang benar-benar serius
saja,saya ritualkan sedot sukmo tanoyo jangka waktu 2 jam kandungan
sudah ada benih janin (bisa langsung tes medis) tidak ada resiko apapun
dikemudian hari,kehamilan akan normal seperti wanita hamil pada
umumnya,proses ritual
Sudah
rumah tangga Puluhan Tahun Belum Dikaruniai Anak Dengan Memindahkan
Janin Dari Wanita Hamil Yang Anda Kenal Ke Rahim Anda,Anda Akan
Hamil,Proses 3 jam,Tidak Merasakan Sakit/Pendarahan,Tanpa
Pijit/Sentuh,Aman Tidak Ada Resiko Apapun Dikemudian Hari,( Untuk Semua
Aliran Agama ),syarat : usia janin maksimal 8 bulan,status kedua
pasangan harus sudah nikah sah.
Bagi anda yang berminat ingin dibantu silahkan hubungi :
NYAI DEWI RATNA SARKATI
085340718686
pada ayat ini dijelaskan bahwa allah menciptakan manusia dari nuthfah yang terkenal dalam dunia kedokteran dengan istilah spermatozoon yang terdapat pada dirinya dan ovum yang terdapat pada wanita.
2. Surah al-hajj ayat 5فَإِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُضْغَةٍ مُخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِنُبَيِّنَ لَكُمْ وَنُقِرُّ فِي الأرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّى وَمِنْكُمْ مَنْ يُرَدُّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلا يَعْلَمَ مِنْ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا
dalam ayat ini disebutkan bahwa manusia itu berasal dari “nuthfah”. Yang dimaksud dengan “nuthfah” ialah setetes mani. Setetes mani laki-laki itu mengandung beribu-ribu sperma yang tidak dapat dilihat dengan mata, tanpa menggunakan alat pembesar. Salah satu dari sperma ini bertemu dengan ovum dalam rahim wanita dengan perantaraan persetubuhan yang dilakukan oleh kedua jenis manusia itu. Pertemuan sperma dan ovum ini merupakan perkawinan yang sebenarnya, dan pada waktu itulah terjadi proses pertama dari kejadian manusia yang serupa terjadi pula pada binatang.
Kemudian ada yang menjadi segumpal daging yang sempurna, tidak ada cacad dan kekurangan pada permulaan kejadiannya, dan ada pula yang menjadi segumpal daging yang tidak sempurna, terdapat cacat dan kekurangan. Berdasarkan kejadian sempurna dan tidak sempurna inilah menimbulkan perbedaan bentuk kejadian bentuk manusia, perbedaan tinggi dan pendeknya manusia dan sebagainya.
Jika telah sampai waktunya, maka lahirlah bayi yang masih kecil itu dari dalam rahim ibunya. Masa kandungan yang sempurna ialah sembilan bulan, tetapi jika allah menghendaki masa kandungan itu dapat berkurang menjadi enam bulan atau lebih dan ada pula yang lebih dari sembilan bulan.
Pada
permulaan masa lahir itu manusia dalam keadaan lemah, baik jasmani
maupun rohaninya, lalu allah menganugerahkan kekuatan kepadanya sedikit
demi sedikit, bertambah lama bertambah besar, hingga sampai masa
kanak-kanak, kemudian sampai masa dewasa. Pada masa manusia sempurna
jasmani dan rohaninya, badannya sedang kuat, pikirannya sedang
berkembang, kemampuannya untuk mencapai sesuatu yang diingininya sedang
ada pula. Kemudian manusia menjadi tua, bertambah lama bertambah lemah,
seakan-akan kembali lagi kepada masa kanak-kanak dan menjadi pikun,
akhirnya iapun meninggalkan dunia yang fana ini; ada di antara manusia
yang meninggal sebelum mencapai umur dewasa, ada pula yang meninggal di
waktu dewasa dan ada yang diberi allah umur yang lanjut, sampai tua
bangka. Proses perkembangan manusia sejak lahir, menjadi dewasa dan
menjadi tua ini dilukiskan dalam firman allah s.w.t.:
surah al-mu’minun ayat 14
ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
“kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka maha sucilah allah, pencipta yang paling baik.”
Sesudah itu allah menjelaskan lebih jauh tentang kejadian manusia selanjutnya. Manusia diciptakan dengan melalui proses kejadian demi kejadian. Proses kejadiannya yang pertama ialah sebagai nutfah, sesudah itu ditempuhnya proses demi proses sebagaimana darah kental kemudian sebagai janin. Pada saat sempurna menjadi janin itulah allah menciptakan ruh di dalamnya sehingga menjadilah makhluk hidup. Tanda-tanda kehidupannya dapat diketahui dari detak jantungnya dengan menempelkan telinga ke perut sang ibu.
Di samping itu allah s.w.t menjelaskan bahwa ketika bayi berada dalam kandungan ia berada dalam tiga kegelapan, yaitu: 1) kegelapan rahim, 2) kegelapan plasenta (ari-ari), 3).
para ahli tafsir menerangkan bahwa yang dimaksudkan dengan allah s.w.t menjadikan manusia dari tanah, maksudnya ialah allah s.w.t menjadikan manusia dari saripati yang berasal dari tanah. Seorang bapak dan seorang ibu memakan makanan yang berasal dari tanah, dari binatang ternak dan dari tumbuh-tumbuhan. Binatang ternak memakan tumbuh-tumbuhan dan berkembang dengan menggunakan zat-zat yang berasal dari tanah.

Berikut
ini ayat al-quran yang membahas tentang proses penciptaan manusia untuk
menambah wacana keagungan allah swt, silahkan sobat simak:
Surah an-nahl ayat 4
خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ نُطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُبِينٌ
“dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.”
خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ نُطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُبِينٌ
“dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.”
pada ayat ini dijelaskan bahwa allah menciptakan manusia dari nuthfah yang terkenal dalam dunia kedokteran dengan istilah spermatozoon yang terdapat pada dirinya dan ovum yang terdapat pada wanita.
2. Surah al-hajj ayat 5فَإِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُضْغَةٍ مُخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِنُبَيِّنَ لَكُمْ وَنُقِرُّ فِي الأرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّى وَمِنْكُمْ مَنْ يُرَدُّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلا يَعْلَمَ مِنْ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا
“……sesungguhnya
kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani,
kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang
sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar kami jelaskan kepada
kamu dan kami tetapkan dalam rahim, apa yang kami kehendaki sampai waktu
yang sudah ditentukan, kemudian kami keluarkan kamu sebagai bayi,
kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan
di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang
dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi
sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya….”

pada
ayat ini allah s.w.t menerangkan proses kejadian manusia di dalam rahim
ibunya dan kehidupan manusia setelah ia lahir sampai mati sebagai
berikut:
allah telah menciptakan manusia pertama, yaitu adam a.s, adalah dari tanah. Kemudian dari adam diciptakan istrinya hawa, dari kedua jenis ini berkembang biak manusia dalam proses yang banyak. Dan dapat pula berarti bahwa manusia diciptakan allah berasal dari sel mani, yaitu perkawinan sperma laki-laki dengan ovum di dalam rahim wanita. Kedua sel itu berasal dari darah, darah berasal dari makanan yang dimakan manusia. Makanan manusia ada yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan ada yang berasal dari binatang ternak atau hewan-hewan yang lain. Semuanya itu berasal dari tanah sekalipun telah melalui beberapa proses. Karena itu tidaklah salah jika dikatakan bahwa manusia itu berasal dari tanah.
allah telah menciptakan manusia pertama, yaitu adam a.s, adalah dari tanah. Kemudian dari adam diciptakan istrinya hawa, dari kedua jenis ini berkembang biak manusia dalam proses yang banyak. Dan dapat pula berarti bahwa manusia diciptakan allah berasal dari sel mani, yaitu perkawinan sperma laki-laki dengan ovum di dalam rahim wanita. Kedua sel itu berasal dari darah, darah berasal dari makanan yang dimakan manusia. Makanan manusia ada yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan ada yang berasal dari binatang ternak atau hewan-hewan yang lain. Semuanya itu berasal dari tanah sekalipun telah melalui beberapa proses. Karena itu tidaklah salah jika dikatakan bahwa manusia itu berasal dari tanah.
dalam ayat ini disebutkan bahwa manusia itu berasal dari “nuthfah”. Yang dimaksud dengan “nuthfah” ialah setetes mani. Setetes mani laki-laki itu mengandung beribu-ribu sperma yang tidak dapat dilihat dengan mata, tanpa menggunakan alat pembesar. Salah satu dari sperma ini bertemu dengan ovum dalam rahim wanita dengan perantaraan persetubuhan yang dilakukan oleh kedua jenis manusia itu. Pertemuan sperma dan ovum ini merupakan perkawinan yang sebenarnya, dan pada waktu itulah terjadi proses pertama dari kejadian manusia yang serupa terjadi pula pada binatang.

sperma
dan ovum yang telah menjadi satu itu bergantung pada dinding rahim si
ibu dan setelah beberapa lama berubah menjadi segumpal darah.
Dari segumpal darah berubah menjadi segumpal daging.
Kemudian ada yang menjadi segumpal daging yang sempurna, tidak ada cacad dan kekurangan pada permulaan kejadiannya, dan ada pula yang menjadi segumpal daging yang tidak sempurna, terdapat cacat dan kekurangan. Berdasarkan kejadian sempurna dan tidak sempurna inilah menimbulkan perbedaan bentuk kejadian bentuk manusia, perbedaan tinggi dan pendeknya manusia dan sebagainya.
Proses
kejadian “nuthfah” menjadi “’alaqah” adalah empat puluh hari, dari
“’alaqah” menjadi “mudghah” (segumpal daging) juga empat puluh hari.
Kemudian setelah lewat empat puluh hari sesudah ini, allah s.w.t
meniupkan ruh, menetapkan rezeki, amal, bahagia dan sengsara, menetapkan
ajal dan sebagainya, sebagaimana tersebut dalam hadits: “sesungguhnya
awal kejadian seseorang kamu (yaitu sperma dan ovum) berkumpul dalam
perut ibunya selama 40 malam, kemudian menjadi segumpal darah selama itu
(pula) lalu menjadi segumpal daging selama itu (pula) kemudian allah
mengutus malaikat, setelah allah meniupkan ruh ke dalamnya. Maka
malaikat itu diperintahkan-nya menulis empat kalimat, lalu malaikat itu
menuliskan rezekinya, ajalnya. Amalnya, bahagia atau sengsara. (h.r.
bukhari dan muslim).
Jika telah sampai waktunya, maka lahirlah bayi yang masih kecil itu dari dalam rahim ibunya. Masa kandungan yang sempurna ialah sembilan bulan, tetapi jika allah menghendaki masa kandungan itu dapat berkurang menjadi enam bulan atau lebih dan ada pula yang lebih dari sembilan bulan.
Pada
permulaan masa lahir itu manusia dalam keadaan lemah, baik jasmani
maupun rohaninya, lalu allah menganugerahkan kekuatan kepadanya sedikit
demi sedikit, bertambah lama bertambah besar, hingga sampai masa
kanak-kanak, kemudian sampai masa dewasa. Pada masa manusia sempurna
jasmani dan rohaninya, badannya sedang kuat, pikirannya sedang
berkembang, kemampuannya untuk mencapai sesuatu yang diingininya sedang
ada pula. Kemudian manusia menjadi tua, bertambah lama bertambah lemah,
seakan-akan kembali lagi kepada masa kanak-kanak dan menjadi pikun,
akhirnya iapun meninggalkan dunia yang fana ini; ada di antara manusia
yang meninggal sebelum mencapai umur dewasa, ada pula yang meninggal di
waktu dewasa dan ada yang diberi allah umur yang lanjut, sampai tua
bangka. Proses perkembangan manusia sejak lahir, menjadi dewasa dan
menjadi tua ini dilukiskan dalam firman allah s.w.t.:
اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ
“allah, dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu, menjadi kuat, kemudian dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-nya dan dialah yang maha mengetahui lagi maha kuasa. (q.s. ar rum: 54)
“allah, dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu, menjadi kuat, kemudian dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-nya dan dialah yang maha mengetahui lagi maha kuasa. (q.s. ar rum: 54)
surah al-mu’minun ayat 14
ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
“kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka maha sucilah allah, pencipta yang paling baik.”

pada
ayat ini allah s.w.t menjelaskan bahwa dia menciptakan manusia pada
mulanya seorang saja. Allah menciptakan manusia yang beraneka ragam
warna dan bahasanya dari diri adam. Kemudian allah menciptakan
pasangannya hawa. Kemudian allah menjelaskan bahwa dia pula yang
menciptakan delapan ekor binatang ternak yang berpasang-pasangan.
Kambing sepasang, biri-biri sepasang, unta sepasang dan sapi sepasang.
Sesudah itu allah menjelaskan lebih jauh tentang kejadian manusia selanjutnya. Manusia diciptakan dengan melalui proses kejadian demi kejadian. Proses kejadiannya yang pertama ialah sebagai nutfah, sesudah itu ditempuhnya proses demi proses sebagaimana darah kental kemudian sebagai janin. Pada saat sempurna menjadi janin itulah allah menciptakan ruh di dalamnya sehingga menjadilah makhluk hidup. Tanda-tanda kehidupannya dapat diketahui dari detak jantungnya dengan menempelkan telinga ke perut sang ibu.
Di samping itu allah s.w.t menjelaskan bahwa ketika bayi berada dalam kandungan ia berada dalam tiga kegelapan, yaitu: 1) kegelapan rahim, 2) kegelapan plasenta (ari-ari), 3).
Surah al-ghafir ayat 67
هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًا وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّى مِنْ قَبْلُ وَلِتَبْلُغُوا أَجَلا مُسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“dialah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).”
هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًا وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّى مِنْ قَبْلُ وَلِتَبْلُغُوا أَجَلا مُسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“dialah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).”
Pada
ayat ini allah menjelaskan, bahwa dia telah menjadikan manusia dari
tanah, kemudian menjadi setetes mani, dari setetes mani menjadi sesuatu
yang melekat, dan segumpal darah menjadi segumpal daging, kemudian
dilahirkan ke dunia dalam bentuk manusia.
para ahli tafsir menerangkan bahwa yang dimaksudkan dengan allah s.w.t menjadikan manusia dari tanah, maksudnya ialah allah s.w.t menjadikan manusia dari saripati yang berasal dari tanah. Seorang bapak dan seorang ibu memakan makanan yang berasal dari tanah, dari binatang ternak dan dari tumbuh-tumbuhan. Binatang ternak memakan tumbuh-tumbuhan dan berkembang dengan menggunakan zat-zat yang berasal dari tanah.
Sebagaimana
makanan yang dimakan ibu atau bapak itu menjadi mani. Telur mani ibu
bertemu dengan mani bapak dalam rahim ibu, sehingga menjadi segumpal
darah dan seterusnya. Sebagian ahli tafsir yang lain berpendapat bahwa
yang dimaksud dengan “allah menciptakan manusia dari tanah, ialah bapak
manusia adam diciptakan allah s.w.t dari tanah.

